Website Resmi Dinas Kesehatan Pematangsiantar



Berita

PENGAMBILAN SAMPEL TAKJIL DALAM INSPEKSI KESEHATAN LINGKUNGAN PANGAN JAJANAN DI KOTA PEMATANGSIANTAR

Admin Dinkes 27 Feb 2026, 12:58:43 WIB
PENGAMBILAN SAMPEL TAKJIL DALAM INSPEKSI KESEHATAN LINGKUNGAN PANGAN JAJANAN DI KOTA PEMATANGSIANTAR

Dalam Upaya Penyediaan pangan olahan siap saji menjelang berbuka puasa pada bulan Ramadhan atau lebih dikenal dengan istilah takjil perlu mendapatkan perhatian khusus. Peran Dinas Kesehatan dan Puskesmas sangat penting untuk memastikan keamanan pangan yang dijual di masyarakat Kota Pematangsiantar

Untuk  itulah Dinas Kesehatan melakukan  pembinaan dan pengawasan kepada penyedia takjil secara rutin di Kota Pematangsiantar. Dengan Tema  Menjaga Keamanan Pangan Ramadhan : “Mengawal Takjil Sehat Sesuai Edaran Kemenkes.”

Adapun Kegiatan yang telah dilakukan adalah :

 

1.     Melakukan uji petik pemeriksaan sampel pangan olahan siap saji yang berpotensi tercemar di beberapa titik di Kota Pematangsiantar yang merupakan sentra Takjil.

2.     Memberikan edukasi terkait keamanan pangan kepada pedagang takjil dan/atau

penjamah pangan, antara lain sebagai berikut:

ü  Lokasi penjualan pangan dalam kondisi lingkungan yang bersih dan teratur serta tidak dekat dengan sumber limbah yang berpotensi mencemari, seperti  tumpukan sampah atau limbah cair. 

ü  Pangan diolah dengan benar dan memperhatikan interval waktu maksimal (empat) jam dari makanan matang sampai dengan dikonsumsi.

ü  Pangan siap saji yang dijual tidak menggunakan bahan tambahan pangan yang dilarang.

ü  Pangan siap saji yang dijual dalam kondisi higienis dan tertutup agar terhindar dari kontaminasi debu, serangga, asap kendaraan, serta droplet (saat berbicara,               bersin, atau batuk).

ü  Wadah atau tempat pangan siap saji dalam kondisi bersih, higienis, dan terbuat dari bahan tara pangan (food grade). Jika terdapat proses pencucian alat atau wadah (piring, gelas, sendok, dll.), gunakan air bersih yang mengalir, memenuhi syarat kesehatan, dan    menggunakan detergen/sabun.

ü  Pedagang takjil wajib melakukan cuci tangan pakai sabun (CTPS) sesering mungkin agar kondisi tangan tetap bersih dan higienis.

ü  Pedagang takjil wajib mengenakan pakaian yang bersih (disarankan menggunakan celemek) dan menggunakan masker.

ü  Setiap hari setelah selesai berdagang, lokasi penjualan harus dibersihkan sehingga selalu dalam keadaan bersih dan tidak berbau.


  1. WILKER PUSKESMAS KESATRIA

-       Tanggal 25 Februari 2026 jam 15.00 Wib Tim Dinas Kesehatan dan Puskesmas Kesatria turun ke lapangan utk pengambilan sampel pada Wilayah Kerja Puskesmas kesatria di Depan Mesjid Ilham, Jalan Ahmad Yani No. 92, Kelurahan Merdeka, Kecamatan Siantar Timur Kota Pematangsiantar.

-       Sampel yang di ambil untuk pemeriksaan yaitu :

a.    Mie

b.    Bakso cup & Sate Bakso

c.    Tahu goreng

 

-       Yang di periksa :

a.    Mie : Formalin dan Boraks

b.    Bakso cup dan Sate Bakso : Formalin dan Boraks

c.    Tahu Goreng : Formulir

-       Hasil dari Pemeriksaan : “NEGATIF”

2. WILKER PUSKESMAS RAYA

-       Tanggal 26 Februari 2026 jam 15.00 Wib Tim Dinas Kesehatan dan Puskesmas Raya turun ke lapangan utk pengambilan sampel pada Wilayah Kerja Puskesmas Raya di Takjil Pedia, Jalan Adam Malik Pondok Jilbab, Kelurahan Timbang Galung, Kecamatan Siantar Barat Kota Pematangsiantar.

-       Sampel yang di ambil untuk pemeriksaan yaitu :

a.    Mie

b.    Bakso cup & Sate Bakso

c.    Tahu goreng

-       Yang di periksa :

a.    Mie : Formalin dan Boraks

b.    Bakso cup dan Sate Bakso : Boraks

c.    Tahu Goreng : Formulir

-       Hasil dari Pemeriksaan :

Hasil nya bersih dan tertutup dalam wadah semua dan pemeriksaan “NEGATIF”


Komentar

Tuliskan Komentar Anda!