PENGAMBILAN SAMPEL TAKJIL DALAM INSPEKSI KESEHATAN LINGKUNGAN PANGAN JAJANAN DI KOTA PEMATANGSIANTAR

Dalam Upaya Penyediaan pangan olahan siap saji
menjelang berbuka puasa pada bulan Ramadhan atau lebih dikenal dengan istilah
takjil perlu mendapatkan perhatian khusus. Peran Dinas Kesehatan dan Puskesmas sangat penting untuk memastikan keamanan pangan
yang dijual di masyarakat Kota Pematangsiantar
Untuk itulah Dinas Kesehatan melakukan pembinaan dan pengawasan kepada penyedia
takjil secara rutin di Kota Pematangsiantar. Dengan Tema Menjaga
Keamanan Pangan Ramadhan : “Mengawal Takjil Sehat Sesuai Edaran Kemenkes.”
Adapun Kegiatan yang telah dilakukan adalah :
1. Melakukan uji petik pemeriksaan sampel pangan
olahan siap saji yang berpotensi tercemar di beberapa titik di Kota
Pematangsiantar yang merupakan sentra Takjil.
2. Memberikan edukasi terkait keamanan pangan kepada
pedagang takjil dan/atau
penjamah pangan, antara lain sebagai berikut:
ü Lokasi penjualan pangan dalam kondisi lingkungan
yang bersih dan teratur serta tidak dekat dengan sumber limbah yang berpotensi
mencemari, seperti tumpukan sampah atau
limbah cair.
ü Pangan diolah dengan benar dan memperhatikan
interval waktu maksimal (empat) jam dari makanan matang sampai dengan
dikonsumsi.
ü Pangan siap saji yang dijual tidak menggunakan
bahan tambahan pangan yang dilarang.
ü Pangan siap saji yang dijual dalam kondisi higienis
dan tertutup agar terhindar dari kontaminasi debu, serangga, asap kendaraan,
serta droplet (saat
berbicara, bersin, atau batuk).
ü Wadah atau tempat pangan siap saji dalam kondisi
bersih, higienis, dan terbuat dari bahan tara pangan (food grade). Jika terdapat proses pencucian alat atau wadah
(piring, gelas, sendok, dll.), gunakan air bersih yang mengalir, memenuhi
syarat kesehatan, dan menggunakan
detergen/sabun.
ü Pedagang takjil wajib melakukan cuci tangan pakai
sabun (CTPS) sesering mungkin agar kondisi tangan tetap bersih dan higienis.
ü Pedagang takjil wajib mengenakan pakaian yang
bersih (disarankan menggunakan celemek) dan menggunakan masker.
ü Setiap hari setelah selesai berdagang, lokasi penjualan
harus dibersihkan sehingga selalu dalam keadaan bersih dan tidak berbau.
- WILKER PUSKESMAS KESATRIA
- Tanggal 25 Februari 2026
jam 15.00 Wib Tim Dinas Kesehatan dan Puskesmas Kesatria turun ke lapangan utk
pengambilan sampel pada Wilayah Kerja Puskesmas kesatria di Depan Mesjid Ilham,
Jalan Ahmad Yani No. 92, Kelurahan Merdeka, Kecamatan Siantar Timur Kota
Pematangsiantar.
- Sampel yang di ambil
untuk pemeriksaan yaitu :
a. Mie
b. Bakso cup & Sate
Bakso
c. Tahu goreng
- Yang di periksa :
a. Mie : Formalin dan
Boraks
b. Bakso cup dan Sate Bakso
: Formalin dan Boraks
c. Tahu Goreng : Formulir
- Hasil dari Pemeriksaan : “NEGATIF”
2. WILKER PUSKESMAS RAYA
- Tanggal 26 Februari 2026
jam 15.00 Wib Tim Dinas Kesehatan dan Puskesmas Raya turun ke lapangan utk
pengambilan sampel pada Wilayah Kerja Puskesmas Raya di Takjil Pedia, Jalan
Adam Malik Pondok Jilbab, Kelurahan Timbang Galung, Kecamatan Siantar Barat
Kota Pematangsiantar.
- Sampel yang di ambil
untuk pemeriksaan yaitu :
a. Mie
b. Bakso cup & Sate
Bakso
c. Tahu goreng
- Yang di periksa :
a. Mie : Formalin dan
Boraks
b. Bakso cup dan Sate Bakso
: Boraks
c. Tahu Goreng : Formulir
- Hasil dari Pemeriksaan :
Hasil nya bersih dan
tertutup dalam wadah semua dan pemeriksaan “NEGATIF”
Komentar
Tuliskan Komentar Anda!